MADRASAH DINIYAH DAN TRADISI KEAGAMAAN SANTRI DI INDONESIA

Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Authors

  • YUSRIL RUBIANTARA ABAS Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • KHALID F HAMZAH UIN MAULANA MALIK IBRAHIM
  • HAQQAN FADLAN SILEUW

DOI:

https://doi.org/10.48094/raudhah.v7i2.185

Keywords:

Madrasah Diniyah, Religious Traditions, Student

Abstract

This article describes the challenges and existence of Madrasah diniyah (Madin) as an Islamic religious education institution that provides many parts for the development of education in Indonesia. The existence of Islamic schools as institutional entities of Islamic religious education in Indonesia has faced challenges from time to time. From the historical aspect of its development, madrasah diniyah grew and developed along with the development of Islam in the country. Government policies in the development of madrasah diniyah undergo changes in line with government policies in the implementation of the national education system. In general, madrasah diniyah government policies are looser than other types of formal education. The latest dynamics of Madrasah diniyah are marked by the birth of the Formal Diniyah Education institution (PDF), a religious education unit that has a curriculum of 80% Islamic religious science and 20% general science and its graduates will be formally recognized by the state.

References

A. A. Ilhamsyah. (2016). Dinamika Madrasah Diniyah di Indonesia.
Abdul Qadir Jawas, Y. bin. (2005). Doa dan Wirid mengobati guna-guna dan shihir menurut Al-Quran dan As-Sunnah. Pustaka Imam Asy-Syafii.
Arief, S. (2008). Dinamika Jaringan Intelektual Pesantren Di Sulawesi Selatan. Lentera Pendidikan, 11(2), 167–181.
Baso, A. (2020). Asal-usul Pesantren dan Pembentukan Karakter Kebudayaan Nusantara: Kajian Teks dan Sejarah” dalam “Pesantren dan Kebudayaan. Lesbumi PWNU Yogyakarta dan Diandra Kreatif.
Dhofier, Z. (2020). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. 63–69.
Djunaedi, M. (2006). Rekonstruksi Pendidikan Islam di Indonesia. Pustaka Pelajar.
Faliqul Isbah & Aris Priyanto. (2021). Peran Istighosah Guna Menumbuhkan Nilai-Nilai Spritualitas Diri Dalam Menghadapi Problematika Kehidupan. Spiritual Healing, 1(2), 85.
Fauzi, A. (2016). Pelaksanaan Pendidikan Madrasah Diniyah di Kota Serang. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 1(2), 159.
Firdha Aigha Suwito & Azhari Akmal Tariga. (2022). PROGRAM PENGEMBANGAN EKONOMI BERBASIS PONDOK PESANTREN. Inovasi Penelitian, 3(1), 4374.
Hannan, A, & Abdillah, K. (2019). HEGEMONI RELIGIO-KEKUASAAN iDAN TRANSFORMASI SOSIAL Mobilisasi Jaringan Kekuasaan dan Keagamaan Kyai dalam Dinamika Sosio-Kultural Masyarakat. Sosial Budaya, 16(1), 9–24.
Istiyani. (2017). Tantangan dan Eksistensi Madrasah Diniyah sebagai Entitas Kelembagaan Pendidikan Keagamaan Islam di Indonesia. Edukasia Islamika, 127–145.
Iwan, K. (2019). Produktivitas Kiai dan Pengembangan Kurikulum Madrasah Diniyah. Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 3(2), 128–129.
Jalaludin. (2012). Teologi Pendidikan. PT Raja Grafindo Persada.
Kompri. (2015). Manajemen Pendidikan (Komponen-komponen Elementer Kemajuan Sekolah). Ar-Ruzza Media.
Malik, i. (2004). Modul Resolusi Konflik Agama dan Etnis di Indonesia. 1.
Muhammad. S, Z. (2011). Budaya Pesantren dan Pendidikan Karakter pada Pondok Pesantren Salaf. Walisongo, 19(2), 287–310.
Muhammad, A. (2017). Madrasah Diniyah Takmiliyah Tolak Kebijakan Sekolah Lima Hari.
Muhammad, R. (2017). Kebijakan Pendidikan Islam Dalam era otonomi daerah. AlTanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 99–114.
Mustafa, A. (2019). Kontribusi Khotmil Quran dalam meningkatknan Motivasi Belajar Membaca Quran di MA Darul Faizin Assalafiyah Catak Gayam Mojowarno. Attaqwa, 15(2), 77.
Mustofa. (2018). Kitab Kuning Sebagai Literatur Keislaman dalam Konteks Perpustakaan Pesantren. Tibandaru, 2(2), 3.
Nizar, H. S. (2013). Sejarah Sosial dan Dinamika Inteletual Pendidikan Islam di Nusantara. Fajar Interpratama Mandiri.
Nursapia, H. (2020). Penelitian Kualitatif. Wal ashri Publishing.
Prastyo, A. T., & Inayati, I. N. (2022). Implementasi Budaya Literasi Digital Untuk Menguatkan Moderasi Beragama Bagi Santri (Studi Kasus Di Mahad Uin Maulana Malik Ibrahim Malang). Incare, 2(6), 665–683.
Rahma, S. (2011). Pengaruh kegiatan Istighosah terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP Darussalam Tambak Madu. UIN Sunan Ampel Surabaya.
Rahmat, T. (2017). Peran Madrasah Diniyah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam (Studi Tentang Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam di SMP Nurul Jadid Paiton Probolinggo)”. UIN Malang.
Supriyanto, E. (2020). Kontribusi Pendidikan Pesantren Bagi Pendidikan Karakter di Indonesia. Pendidikan Nusantara, 1, 13–26.

Downloads

Published

2022-12-29

How to Cite

ABAS, Y. R., HAMZAH, K. F., & SILEUW, H. F. (2022). MADRASAH DINIYAH DAN TRADISI KEAGAMAAN SANTRI DI INDONESIA: Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 7(2), 1–15. https://doi.org/10.48094/raudhah.v7i2.185