PENGARUH STRATEGI KIAI TERHADAP MINAT SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN SYAFA’ATUT THULLAB BAKUNG OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.48094/raudhah.v7i2.227Keywords:
Strategi, Kiai, Pondok Pesantren, Minat Santri Baru.Abstract
Banyaknya pondok pesantren yang ada pada saat ini membuat kiai harus mampu mengembangkan strategi dan inovasi sehingga bisa menarik minat para calon santri. Tanpa adanya strategi yang bagus dalam memasarkan, lembaga yang dikelola tidak akan berkembang dan kemungkinan yang terburuk adalah tidak akan diminati lagi dan bisa mengakibatkan tutupnya lembaga tersebut. Padahal pondok pesantren sendiri merupakan wadah para ulama dalam mensyiarkan agama islam. Pondok Pesantren Syafa’atut Thulab salah satu pesantren yang mampu menjawab tantangan persaingan dan menjadi salah tujuan utama terutama di daerah sekitarnya yang terletak di desa Bakung kecamatan Indaralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Pesantren ini selain melestarikan budaya pesantren tradisional tidak lupa pula mengikuti pola pendidikan kontemporer yang sekiranya bisa diambil manfaatnya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang datanya dikumpulkan melalui kuesioner dan diolah melalui analisis statistic parametrik menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk kemudian diuji hipotesisnya dengan uji t. Berdasarkan hasil analisis data, pengolahan data dan pengujian hipotesis pada penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: ada hubungan yang positif dan signifikan antara strategi kiai dan minat santri baru. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis korelasi product moment untuk nilai korelasi menunjukkan angka sebesar 0,684 yang berarti bahwa variabel strategi kiai (X) dan variabel minat santri baru (Y) dapat dikategorikan memiliki nilai yang cukup. Koefisien regresi X sebesar 0,702 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai strategi, maka nilai minat bertambah sebesar 0,702. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah positif. Berdasarkan nilai t: diketahui nilai t hitung sebesar 8,276 > t tabel 1,994, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel strategi (X) berpengaruh terhadap variabel minat (Y). Dari hasil tersebut, dapat dipahami bahwa ada pengaruh positif dan signifikan dari Strategi Kiai Terhadap Minat Santri Baru Di Pondok Pesantren Syafa’atut Thulab Dengan Kiai KH. M.Qusairi Abror, S.Pd. Sehingga untuk H0 ditolak Ha diterima. Dan adapun pengaruh yang diberikan variabel strategi (X) terhadap variabel minat (Y) dapat dilihat melalui koefisien yaitu sebesar 46,8% dan jika dibulatkan menjadi 47%, yang artinya faktor Strategi Kiai dapat meningkatkan Minat Santri Baru sebesar 47% sedangkan 53% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti.
References
Ahmad Rojali, 2016. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. OKI: LP3M STAI Ash-Shiddiqiyah.
H Abudinata Ilmu Pendidikan Islam dengan pendekatan multidisipliner ( Rajawali pers Jakarta 2009)
Ma’ruf Abdullah, Metodologi Penelitian Kuantitatif, (Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2015),
Simamora, Bilson. 2019. Pemasaran Strategik. Banten: Universitas Terbuka
Sandu Siyoto, dan M. Ali Sodik, Dasar Metodologi Penelitian, (Karanganyar-Klodangan: Literasi Media Publishing),
Sugiyono, Metodologi penelitian Pendidikan (Jakarta: Rineka Cipta, 2014)
Internet
Agung Sasongko, Mengenal Istilah Pesantren, https://www.republika.co.id/berita /p50d3r313/mengenal-istilah-pesantren, (diakses pada hari Rabu, 15 Juni 2022, pukul 22.40)
Fajar Pebrianto, Airlangga Bidik Potensi Ekonomi Syariah 31 Ribu Pesantren, https://bisnis.tempo.co/read/1471993/airlangga-bidik-potensi-ekonomi-syariah-31-ribu-pesantren/full&view=ok, (diakses pada hari kamis, 17 maret 2022, pukul 08.36)
Rahma Saudah, refleksi maulId: Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, https://soebonomantofani.sch.id/artikel/refleksi-maulid:-meneladani-akhlak-nabi-muhammad-saw, (diakses pada hari Rabu, 15 Juni 2022, pukul 22.18)
Ridlo Susanto, Ini Pemicu Tutupnya 60 Pondok Pesantren Tradisional Kami, https://www.gatra.com/news-443452-gaya%20hidup-ini-pemicu-tutupnya-60-pondok-pesantren-tradisional-kami.html, (diakses pada hari jum’at, 11 maret 2022, pukul 08.10)





.png)
